Berita Bone – Di era digital saat ini, hoaks atau berita bohong semakin mudah menyebar melalui media sosial dan aplikasi pesan instan. Kabupaten Bone tidak luput dari ancaman tersebut. Pemerintah daerah bersama aparat kepolisian dan tokoh masyarakat terus mengingatkan warga untuk lebih cerdas dalam menerima informasi.

Kapolres Bone menegaskan bahwa hoaks dapat memicu keresahan, mengganggu keamanan, bahkan mengancam persatuan masyarakat. “Satu informasi palsu saja bisa menyulut konflik. Karena itu, masyarakat jangan langsung percaya sebelum memastikan kebenarannya,” ujarnya.
Peran Edukasi Masyarakat
Pemerintah Kabupaten Bone menggelar berbagai kegiatan sosialisasi, termasuk diskusi publik, pelatihan literasi digital, hingga penyuluhan di sekolah dan kampus. Tujuannya adalah meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilah informasi.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bone menambahkan, literasi digital menjadi kunci untuk membentengi masyarakat dari paparan informasi palsu. “Kita dorong warga untuk memverifikasi sumber berita, membaca dari media resmi, dan tidak mudah menyebarkan kabar yang belum jelas asal-usulnya,” katanya.
Baca Juga : Kalapas Watampone dan Bupati Bone Perkuat Ketahanan Pangan
Tokoh Agama dan Pemuda Turut Bergerak
Selain pemerintah, tokoh agama dan pemuda juga dilibatkan dalam gerakan melawan hoaks. Melalui ceramah, khutbah, maupun forum kepemudaan, mereka mengajak warga untuk menjadikan media sosial sebagai sarana kebaikan, bukan penyebaran kebohongan.
Organisasi kepemudaan di Bone pun aktif menggelar kampanye “Saring Sebelum Sharing”. Gerakan ini mendapat respons positif, terutama di kalangan pelajar dan mahasiswa yang sehari-harinya akrab dengan dunia digital.
Masyarakat Diminta Bijak Bermedia Sosial
Warga Bone diingatkan untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang memecah belah. Dengan sikap bijak, hoaks bisa dilawan secara bersama-sama. “Kalau kita berhati-hati, cek dulu sebelum sebarkan, maka rantai penyebaran hoaks akan terputus,” tegas Ketua DPRD Bone.
Menuju Masyarakat Digital yang Tangguh
Melalui kolaborasi semua pihak, Bone berupaya mewujudkan masyarakat yang cerdas, kritis, dan tangguh menghadapi derasnya arus informasi digital. Harapannya, warga dapat memanfaatkan teknologi untuk hal-hal produktif dan memperkuat persatuan.


















