Berita Bonne – Bupati Bone, Dr. H. Andi Fahsar M. Padjalangi, menyerahkan bantuan berupa bibit sayuran dan tiga unit pompa air kepada Batalyon Armed 21/Komposit Kawali, Kabupaten Bone, pada Kamis (11/9/2025). Bantuan ini merupakan bagian dari sinergi antara pemerintah daerah dan TNI dalam mendukung program ketahanan pangan.
Dalam acara penyerahan yang berlangsung di markas Yonarmed 21/Kawali, Bupati Bone menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat ketahanan pangan lokal. “TNI tidak hanya berperan menjaga pertahanan, tetapi juga memiliki kontribusi besar dalam pemberdayaan masyarakat, termasuk sektor pertanian. Bantuan ini diharapkan memperkuat kemandirian pangan prajurit dan bisa menjadi contoh bagi warga sekitar,” ujarnya.
Baca Juga : Kasat Resnarkoba Polres Bone Blak-blakan Sulit Putus Rantai Transaksi Narkoba dengan Cara ‘Tempel’
Bantuan bibit yang diserahkan meliputi sayuran cepat panen seperti cabai, kangkung, sawi, tomat, dan terong. Sementara tiga unit pompa air diberikan untuk mendukung ketersediaan irigasi, terutama pada musim kemarau yang kerap menyulitkan petani dalam memperoleh pasokan air.
Komandan Yonarmed 21/Kawali, Letkol Arm *** menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemkab Bone. Menurutnya, bantuan ini akan dimanfaatkan untuk membangun lahan percontohan pertanian di lingkungan batalyon. “Kami ingin prajurit dan keluarganya dapat memanfaatkan lahan kosong untuk menanam sayuran. Selain memenuhi kebutuhan dapur sendiri, hasilnya bisa dibagikan ke masyarakat,” ucapnya.
Kolaborasi Pemkab Bone dan TNI
Selain penyerahan bantuan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penanaman perdana bibit sayuran secara simbolis oleh Bupati Bone bersama prajurit Yonarmed. Suasana kebersamaan terlihat ketika prajurit, perangkat daerah, dan masyarakat sekitar ikut serta dalam aksi tanam tersebut.
Program ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan kosong memang tengah digencarkan oleh Pemkab Bone. Melalui dukungan bibit dan sarana pertanian, pemerintah berharap mampu mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di pasaran.
Bupati Bone menambahkan, ke depan kerja sama serupa akan diperluas dengan melibatkan lebih banyak instansi, baik TNI, Polri, maupun kelompok masyarakat. “Kita ingin semangat menanam menjadi gerakan bersama. Dengan begitu, Bone bisa semakin tangguh dalam menghadapi tantangan inflasi dan krisis pangan,” tandasnya.
Dengan adanya bantuan bibit dan pompa air ini, Yonarmed 21/Kawali diharapkan menjadi motor penggerak dalam gerakan kemandirian pangan di Kabupaten Bone.


















