Berita Bone – Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, SP., MM, menyoroti kondisi pasar tradisional di Kabupaten Bone yang dinilai masih semrawut dan belum tertata dengan baik. Salah satu yang menjadi sorotan adalah Pasar Palakka. Meski telah dibangun dengan anggaran besar, pasar tersebut hingga kini masih sepi pengunjung.

Warga lebih memilih berbelanja di pinggir jalan dan tepi sungai ketimbang masuk ke dalam pasar. Fenomena ini, menurut Wabup, menjadi salah satu tantangan serius bagi pemerintah daerah dalam upaya menata wajah kota sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat.
Dampak Negatif Belanja di Pinggir Jalan
Andi Akmal menjelaskan, aktivitas jual beli di pinggir jalan memang dianggap praktis oleh sebagian warga. Namun, dari sisi kebersihan, keamanan, dan keindahan kota, kondisi ini jelas menimbulkan banyak masalah. “Kalau belanja di pinggir jalan memang lebih praktis, tapi dari sisi keamanan, keindahan kota, dan higienitas jelas sangat bermasalah,” tegasnya dalam dialog interaktif bersama RRI Bone, Rabu (1/10/2025).
Selain mengganggu arus lalu lintas, aktivitas tersebut juga berpotensi menimbulkan sampah berserakan serta risiko kecelakaan lalu lintas. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat merusak estetika kota dan menurunkan kenyamanan warga.
Baca Juga : Warga Antre di Samsat Bone Sambut Pemutihan Pajak Kendaraan
Ajakan untuk Tertib Pasar
Wabup Andi Akmal mengajak seluruh masyarakat Bone untuk lebih disiplin dalam memanfaatkan fasilitas pasar yang sudah dibangun pemerintah. Ia menekankan bahwa keberadaan pasar modern dan tradisional yang tertata adalah bagian dari upaya menciptakan lingkungan kota yang lebih baik.
“Pemerintah sudah mengeluarkan anggaran besar untuk membangun pasar yang representatif. Tinggal bagaimana masyarakat bersama-sama menjaga dan memanfaatkannya,” ujarnya.
Harapan Penataan ke Depan
Pemerintah Kabupaten Bone berkomitmen untuk terus melakukan penataan pasar, baik dari segi fasilitas maupun pengelolaan. Dengan adanya kesadaran kolektif, diharapkan masyarakat bisa beralih dari kebiasaan berbelanja di pinggir jalan menuju pasar resmi yang lebih aman dan nyaman.
Penataan pasar tidak hanya berdampak pada keindahan kota, tetapi juga mendukung perekonomian lokal dengan terciptanya aktivitas perdagangan yang lebih tertib. Wabup berharap sinergi antara pemerintah, pedagang, dan masyarakat dapat mewujudkan pasar Bone yang bersih, aman, dan menjadi pusat kegiatan ekonomi yang membanggakan.


















